PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP POLA LAMA TIDUR SIANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BASUKI RAHMAD KOTA BENGKULU

Nuril Absari, Rury Maiseptya Sari, Seli Permita Sari

Abstract


Latar belakang : Masa bayi merupakan masa emas untuk pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus. Salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi adalah tidur dan istirahat. Pijatan pada bayi dapat mengurangi rasa sakit dan beberapa gejala penyakit, serta meningkatkan relaksasi dan menenangkan bayi yang menangis, sehingga bayi tidur lelap dan lebih lama dan memiliki dampak yang luar biasa bagi perkembangan bayi.
Tujuan penelitian : ini adalah untuk melihat pengaruh pijat bayi terhadap pola lama tidur siang di wilayah kerja Puskesmas Basuki Rahmad Kota Bengkulu.
Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan metode Pra eksperimen dengan menggunakan rancangan The Static Group Comparison. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 bayi terbagi 16 orang kelompok kontrol dan 16 bayi kelompok intervensi diambil denga teknik Accidental Sampling. Analisa data menggunakan uji univariat dan bivariat menggunakan uji Independent Sampel T-tes dan uji Kolmogorov-Smirnov untuk mengetahui data berdistribusi normal.
Hasil penelitian : hasil penelitian didapatkan dari 16 responden bayi yang dipijat memiliki pola lama tidur siang rata-rata 2,75 jam, sedangkan dari 16 responden bayi tidak dipijat memiliki pola lama tidur siang yang rata-rata 1,94 jam. Berdasarkan hasil uji analisis terdapat signifikan nilai p-value= 0,013 <α=0,05.
Simpulan : bahwa ada pengaruh pijat bayi terhadap pola lama tidur siang di wilayah kerja Puskesmas Basuki Rahmad Kota Bengkulu. Disarankan agar petugas kesehatan dapat memberikan penyuluhan pada orang tua bayi dalam menambah pengetahuan dan tata cara memijat bayi yang baik dan benar sehingga bisa meningkatkan pola lama tidur siang bayi.
Kata Kunci : Bayi, Pijat Bayi, Pola Tidur.

Full Text:

31 - 34

Refbacks

  • There are currently no refbacks.