HUBUNGAN ANTARA PARITAS DAN PERDARAHAN POSTPARTUM

Wiji Utami, Winda Yunyati Harianja

Abstract


Latar Belakang: Menurut WHO (2007), perdarahan postpartum menyebabkan sekitar 14 juta kematian setiap tahun. Kematian postpartum, 45% terjadi dalam kurun waktu 24 jam pertama dan 66% terjadi dalam minggu pertama setelah melahirkan. Paritas merupakan salah satu penyebab terjadinya perdarahan postpartum pada ibu bersalin. perdarahan postpartum merupakan perdarahan yang hebat dan menakutkan yang dapat mengakibatkan terjadinya syok pada ibu.

Metode Penelitian: desain penelitian ini adalah Survey Analitik dengan metode case control dan menggunakan pendekatan retrospektif.Populasi dalam penelitian ini adalah semua data rekam medis ibu bersalin di Rumah Sakit Permata Bunda Purwodadi pada bulan Januari – Mei 2017. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara non random jenis total sampling sehingga didapat 47 responden kelompok kasus dan 47 responden kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan data sekunder dan analisis data menggunakan uji Chi-Square.

Hasil Penelitian: dari hasil penelitian didapatkan bahwa jumlah responden dengan paritas yang tidak berisiko dan tidak terjadi perdarahan sebanyak 32 reponden, jumlah responden dengan paritas yang tidak berisiko dan terjadi perdarahan sebanyak 18 reponden. Jumlah responden dengan paritas yang berisiko dan tidak terjadi perdarahan sebanyak 15 reponden, jumlah responden dengan paritas yang berisiko dan terjadi perdarahan sebanyak 29 reponden. Hasil uji
statistik menggunakan Uji Chi-Square diperoleh nilai p-value =0,004 (p value <0,05).

Simpulan: Hasil uji statistik dengan menggunakan Uji Chi-Square diperoleh nilai p-value =0,004 (p-value <0,05) artinya terdapat hubungan antara paritas dengan perdarahan postpartum.

Kata Kunci: Paritas, Perdarahan Postpartum


Full Text:

14 - 19

Refbacks

  • There are currently no refbacks.