ANALISIS FAKTOR RISIKO PARITAS DAN JARAK KEHAMILAN TERHADAP KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH

Wahyu Utami Ekasari, Dhiyan Nany Wigati

Abstract


Latar Belakang : Komplikasi yang menjadi penyebab kematian terbanyak pada bayi yaitu asfiksia, bayi berat lahir rendah, dan infeksi. Hasil Riskesdas tahun 2013 menyatakan bahwa persentase balita (0-59 bulan) dengan BBLR sebesar 10,2%. Persentase BBLR tertinggi terdapat di Provinsi Sulawesi Tengah (16,8%) dan terendah di Sumatera Utara (7,2%). Faktor penyebab terjadinya Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) yaitu faktor ibu, faktor bayi, dan faktor lingkungan. Faktor umur ibu yaitu usia kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun, multi gravida dengan jarak persalinan terlalu dekat.
Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dengan analitik observasional dan desain penelitian case control. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Permata Bunda dengan menggunakan data sekunder rekam medik sebagai data penelitian. Dengan sample 123 responden bayi dengan BBLR sebagai kelompok kasus dan kelompok kontrol sejumlah 123 responden yaitu bayi yang lahir dengan berat lahir normal.
Hasil Penelitian: Paritas terhadap bayi berat lahir rendah dengan p value 0,040 ( p value < 0,05) OR sebesar 2,218 (CI 95%) dengan batas bawah (low limit) = 1,025 dan batas atas (Upper limit) = 4,800. Sehingga paritas merupakan faktor risiko terjadinya bayi berat lahir rendah dan ibu yang mempunyai risiko tinggi paritas memiliki risiko 2,218 kali lebih besar mengalami bayi berat lahir rendah (BBLR) dibandingkan paritas risiko rendah (1- 3). Jarak kehamilan terhadap bayi berat lahir rendah dengan p value 0,020 (p value < 0,05), OR sebesar 2,360 (CI 95%) dengan batas bawah (low limit) = 1,126 dan batas atas (Upper limit) = 4,946.Sehingga jarak kehamilan merupakan faktor risiko terjadinya bayi berat lahir rendah dan ibu yang mempunyai risiko tinggi jarak kehamilan ( ≤ 2 tahun) memiliki risiko 2,360 kali lebih besar mengalami bayi berat lahir rendah (BBLR) dibandingkan jarak kehamilan risiko rendah ( ≥ 2 tahun).
Kesimpulan : Paritas dan jarak kehamilan merupakan faktor risiko bayi berat lahir rendah di Rumah Sakit Permata Bunda.
Kata Kunci : Paritas, Jarak Kehamilan, bayi berat lahir rendah, faktor risiko paritas dan jarak kehamilan terhadap bayi berat lahir rendah.


Full Text:

9 - 13

Refbacks

  • There are currently no refbacks.